English (United Kingdom)
Close Panel

Member Login

Pemerintah Tidak Tegas Tindak Pelanggaran HAM

Pemerintah Tidak Tegas Tindak Pelanggaran HAM Wakil Menteri Hukum dan HAM, Deny Indrayana, melakukan audiensi dengan korban pelanggaran HAM dan LSM Kontras, di Kantor Kemenkumham, Jakarta, Rabu (4/12/2012). Para korban pelanggaran HAM dan Kontras berharap Kementrian Hukum dan HAM lebih serius lagi me

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Diluar dari kemampuan dan progresivitas diplomasi Pemerintah Indonesia pada 2011 di tingkat regional atau internasional, terdapat sejumlah catatan yang menunjukkan bahwa Pemerintah abai terhadap mekanisme tersebut.

"Pemerintah Indonesia tidak serius menindaklanjuti berbagai komunikasi dari berbagai mekanisme HAM PBB (terutama dari Pelapor Khusus) terkait pelanggaran HAM yang terjadi di Indonesia," ujar Direktur Eksekutif Human Rights Working Group (HRWG), Rafendi Djamin dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Jiwasraya, Jalan R.P Soeroso, Jakarta Pusat, Sabtu (4/2/2012).

Rafendi menjelaskan, salah satu ketidaktegasan pelanggaran HAM tentang berbagai kasus kekerasan berbasiskan agama atau keyakinan seperti yang terjadi Gereja Yasmin, Bogor dan tragedi Cikeusik antara warga setempat dengan kelompok Ahmadiyah.

Menurut Rafendi, hal ini menunjukkan rendahnya komitmen pemerintah merespon perhatian komunitas atau mekanisme PBB terhadap siatusi hak asasi manusia yang terjadi di dalam negeri.

"Ironis bahkan, beberapa pejabat Pemerintah terlibat dan memicu terjadinya pelanggaran-pelanggaran tersebut," ungkap Rafendi.

Rate this item
(0 votes)
Last modified on Sunday, 05 February 2012 22:45

hrwg

Human Rights Working Group

The Indonesia's NGO Coalition for International Human Rights Advocacy.

 

Contact:

Jiwasraya Building Lobby Floor
Jl. R.P Soeroso No 41
Gondangdia, Menteng
Jakarta 10350
Indonesia

 

E-mail: hrwg@hrwg.org
Phone: +62-21-3143015, +62-21-70733505
Fax: +62-21-3143058

Latest Publication

HRWG Tweets