English (United Kingdom)
Close Panel

Member Login

Pemerintah Dinilai Abai Soal Perlindungan HAM

Pemerintah Dinilai Abai Soal Perlindungan HAM Jenazah Ahmadiyah – Warga Desa Dukuh, Kapetakan, Kabupaten Cirebon, mengusung keranda jenazah Warsono, anggota jemaah Ahmadiyah yang tewas diserang masa di Cikeusik, Pandeglang.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Human Rights Working Group (HRWG) menyebut pemerintah telah mengabaikan perlindungan hak asasi manusia (HAM) warga Indonesia.

Ali Akbar Tanjung, UN Program Manajer HRGW mengatakan, sepanjang 2011 pemerintah justru menjadikan penegakan HAM sebatas bahan pencitraan.

"Politik HAM internasional negeri masih sebatas pencitraan," ujar Ali Akbar saat menggelar keterangan pers di Gedung Jiwasraya, Jalan R.P Soeroso, Jakarta Pusat, Sabtu (4/2/2012).

 

Menurutnya, pada 2011 pemerintah tidak pernah serius menindaklanjuti berbagai kasus pelanggaran HAM terkait kebebasan beragama. Pemerintah sempat mendapat surat keprihatinan dari komisioner tinggi HAM PBB terkait perlindungan kasus gereja GKI Yasmin, pembunuhan tiga orang jamaah Ahmadiyah di Cikeusik, dan perlindungan terhadap kelompok Ahmadiyah.

Namun atas berbagai masalah tersebut, pemerintah dinilai tak tegas menindak pelaku pelanggaran HAM.

"Ketidaktegasan pemerintah menyebabkan kasus-kasus pelanggaran HAM di Indonesia terus terjadi hingga saat ini," ungkapnya.

Rate this item
(0 votes)
Last modified on Sunday, 05 February 2012 22:51

hrwg

Human Rights Working Group

The Indonesia's NGO Coalition for International Human Rights Advocacy.

 

Contact:

Jiwasraya Building Lobby Floor
Jl. R.P Soeroso No 41
Gondangdia, Menteng
Jakarta 10350
Indonesia

 

E-mail: hrwg@hrwg.org
Phone: +62-21-3143015, +62-21-70733505
Fax: +62-21-3143058

Latest Publication

HRWG Tweets